Jumat, 17 Oktober 2014

Tangan Mu

Gelap gulita menerjang, kau terangiku

Kau memberikan sinar bercahaya dihati lebih terang daripada matahari

Kau tersenyum layaknya laksana ombak yang bebas terhempas kemana saja

Engkau datang kehidupku seperti pelangi yang selalu memberikan warna setelah hujan

Tanganmu memelukku saat kesendirian melanda bercampur sedih

Kau sekat air mata yang turun menetes dengan penuh tangis kesepian

Kau menghiburku dengan tangamu itu, berusaha agar aku tak perlu lagi untuk sendiri menahan sakit

Hanya kau yang tau bagaimana jadi diriku 

Walau terkadang kau memahamiku salah, yang seharusnya aku benar

Mungkin memang engkau tidak mengerti, tetapi aku menghargai engkau yang berusaha dengan berbagai cara

Engkau bisa memahamiku lebih dari siapapun, walau terkadang sulit untukku bahagia

Kedua tanganmu memberikan banyak arti untukku 

Ibu.....

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar